Apakah Binomo Penipuan atau Tidak? [Indonesia, 2022]

Apakah Binomo Penipuan atau Tidak? [Indonesia, 2022]

Binomo adalah merupakan platform fixed time trading yang paling terkenal di Indonesia, tapi juga platform yang paling kontroversial dibandingkan platform trading lainnya. Banyak yang bertanya-tanya apakah Binomo penipuan atau tidak.

Salah satu penyebabnya adalah gencarnya promosi dan iklan yang dianggap berlebihan. Online trading bukanlah bidang yang digeluti oleh kebanyakan orang. Oleh karena itu, ketika promosi yang ditampilkan Binomo tampak “terlalu menggiurkan” dan dipadukan dengan ketidakpahaman masyarakat, yang muncul adalah kecurigaan.

Sebagai layanan yang berfokus pada trading dalam waktu singkat, Binomo mampu untuk menyediakan platform trading yang mulus, efisien, dan praktis untuk digunakan untuk tujuan tersebut.

Tapi dibalik semua kelebihan yang diberikan oleh Binomo terhadap pengguna, terdapat rumor yang menyatakan kalau platform ini tidak bisa dipercaya dan berbahaya untuk digunakan. Nah, setelah memperkenalkan Binomo, pada artikel ini, kita akan mencoba membahas secara seimbang mengenai dugaan apakah Binomo penipuan atau tidak.

Dapatkan Bonus Deposit 100% dengan Kode Promo kami

ifunding100

Bagaimana cara mengaktifkan kode ekslusif dari kami?

olymp

  1. Anda harus membuka akun Binomo baru, klik disini!
  2. Klik “add coupon” pada halaman deposit dan masukkan:
    ifunding100

  3. Bonus akan secara otomatis ditambahkan

Penting: kode bonus hanya akan berfungsi jika anda mendaftarkan akun baru menggunakan link yang ada diatas. Ini merupakan bonus eksklusif untuk pembaca iFunding saja.

Kenapa Binomo memiliki reputasi kontroversial?

Kita akan mulai dari sebab-sebab yang menimbulkan kecurigaan tersebut:

1. Iklan dan Promosi yang Bombastis

Iklan dan Promosi yang Bombastis

Mungkin Anda masih ingat dengan wajah di atas. Ya, ia adalah Budi Setiawan. Tokoh fiktif dalam iklan Binomo Indonesia yang digambarkan sebagai trader sukses dengan gaya hidup mewah. Budi Setiawan berkisah bahwa kesuksesannya itu ia dapatkan berkat Binomo.

Namun bagi orang awam sekalipun, iklan itu terasa terlalu mengada-ada dan tidak masuk akal. Apalagi setelah diketahui bahwa pemeran Budi Setiawan dalam iklan tersebut bernama Yosua Putra, seorang musisi di Bali yang sama sekali bukan trader, apalagi miliarder.

Iklan viral tersebut kemudian menjadi olok-olok warganet, begitu pula dengan produk Binomo. Tidak hanya media massa yang bereaksi, tapi juga pemerintah. Kepala Bappebti Kemendag RI menyatakan bahwa Binomo adalah produk investasi menyesatkan dan websitenya diblokir secara resmi.

2. Janji palsu dari partner Binomo

Di samping itu, ada pula berbagai keluhan mengenai Youtuber yang me-review Binomo secara tidak transparan. Beberapa reviewer dianggap telah “membohongi” penonton karena seolah-olah menggunakan dana pribadi mereka dalam melakukan trading di akun Live Binomo.

Pada dasarnya, iklan memang bersifat subjektif. Tidak jarang bahwa tokoh-tokoh dalam sebuah iklan hanyalah tokoh fiktif yang dibuat untuk menggambarkan visi pembuat iklan. Namun dalam kasus Binomo, iklan tersebut memancing keresahan masyarakat karena produk binary options yang tidak dipahami orang awam dijelaskan secara bombastis.

Dalam iklan dan review, digambarkan seolah-olah Binomo adalah sebuah jalan rahasia menuju kekayaan instan. Isi iklannya terlalu banyak menjanjikan hal-hal yang superfisial, mulai dari cepat menghasilkan uang, hingga menyediakan robot trading yang bisa melakukan trading dengan tingkat kepastian yang tinggi.

Padahal para trader pun memahami bahwa trading membutuhkan keahlian, kecerdikan, dan pengalaman yang tidak sedikit. Tak jarang pula Anda akan mengalami kerugian--jatuh bangun selayaknya orang berusaha.

3. Masalah Persyaratan Penarikan Dana

Di samping masalah iklan yang terlalu bombastis, masalah lain yang sering dikeluhkan tentang Binomo adalah persyaratan penarikan dana. Meski Binomo menjanjikan proses penarikan yang mudah, tapi banyak orang yang mengeluhkan sulitnya melakukan penarikan. Ada pula yang merasa dipersulit sehingga muncul rasa curiga.

Salah satu masalah penarikan yang dikeluhkan oleh para pengguna adalah biaya yang dikenakan saat penarikan. Pada bagian FAQ, dijelaskan bahwa penarikan dana dari Binomo tidak dikenakan biaya. Meski begitu, pada bagian Persetejuan Pengguna tertulis ketentuan berikut:

5.13. Jika Klien menyetorkan dana ke Akun mereka dan kemudian memutuskan untuk menariknya secara penuh atau sebagian, sementara Perputaran Perdagangan mereka belum melebihi dua kali lipat jumlah Setoran, maka biaya Penarikan akan menjadi 10% (Sepuluh persen) dari Saldo Akun atau Setoran terakhir Klien, tergantung pada angka mana yang lebih besar

Perpaduan antara FAQ yang kurang detail dan keengganan pengguna dalam membaca halaman Persetujuan pada akhirnya memunculkan keresahan. Sebagian orang yang merasa kesulitan menarik dana karena poin 5.13 di atas akan menyebarkan dugaan bahwa Binomo adalah penipuan.

Jadi, apakah Binomo itu penipu atau broker yang aman?

Binomo adalah broker yang aman dan bukanlah penipuan seperti rumor yang beredar. Masalah-masalah yang telah kita bahas di atas ternyata lebih condong kepada masalah promosi dan komunikasi publik,tidak lantas memvonis Binomo sebagai penipuan.

Di samping itu, kita tidak bisa menampik bahwa Binomo memiliki banyak kelebihan. Kami telah melakukan penyelidikan lebih lanjut 4 alasan kenapa platform ini bukanlah penipuan:

Binomo penipuan atau tidak

1. Binomo diregulasi oleh FinaCom

Meski belum diregulasi CySEC atau FCA, tetapi Binomo telah diregulasi oleh Financial Comission (FinaCom) yang akan membantu menyelesaikan permasalahan pengguna bila terjadi sengketa. Perusahaan ini merupakan pihak netral dan memiliki spesialisasi pada pasar keuangan yang independen dimana ia menjadi wadah dan pembuat keputusan antara klien dengan trader jika terjadi masalah.

Sejak tahun 2018, mereka telah menjadi member kategori “A” yang berarti Binomo selalu berusaha menjadi platform yang transparan dalam beroperasi.

Binomo Finacom kategori A broker

Lebih detail dari keuntungan broker yang di regulasi FinaCom yaitu dana trader akan dilindungi hingga $20.000 per klaim dan setiap masalah dengan broker akan dilakukan secara netral, tidak berpihak dan dilaksanakan dengan segara.

2. Kehadiran Binomo dan kesuksesan pengguna sejauh ini

Sejak tahun 2014, Binomo telah memiliki jutaan pengguna dengan lebih dari 900.000 ribu trading terjadi setiap harinya. Mereka juga telah hadir hingga 133 negara dan tersedia dengan berbagai bahasa –termasuk bahasa Indonesia.

3. Kamu bisa membuat profit 90%+ dalam beberapa menit

Fixed time trading di Binomo adalah instrumen keuangan yang memungkinkan trader untuk memberikan spekulasi akan harga aset, apakah harganya akan naik atau malah turun pada jangka waktu tertentu dan mendatangkan profit berdasarkan harga kesepakatan. Waktu kadaluarsa dari fixed time trades juga bermacam-macam dan bisa dipasang dengan jangka waktu paling singkat selama 60 detik saja.

Sebelum melakukan trading, biasanya trader sudah kenal berapa banyak profit yang akan mereka peroleh jika prediksi pergerakan aset dengan benar. Tingkatan profit ini sendiri juga berbeda-beda setiap broker, bahkan beberapa bisa mencapai 92%.

Jika anda melakukan investasi sebesar $100, maka dengan tingkat keuntungan hingga 92% akan memberikan anda profit sebesar $92.

Karena risiko dan profit yang diperoleh sudah diketahui di awal, hal ini menjadi penarik bagi banyak orang-orang ingin trading.

4. Binomo memiliki peraturan marketing yang ketat mulai akhir 2020

Sejak diterpa berbagai isu yang tidak sedap dari ilegal aktifitas partner Binomo, maka mereka dengan segera memperbaharui syarat dan ketentuan layanan lebih ketat lagi di akhir 2020. Hal ini dilakukan agar setiap partner bisa mengikuti batasan-batasan dan aturan yang harus diikuti agar mendapatkan gambaran yang tepat, jelas, dan netral tentang platform Binomo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *