Investor Crypto Ramai-Ramai HODL, Apa itu HODL?

Investor Crypto Ramai-Ramai HODL, Apa itu HODL?

mengenal apa itu HODL

Penjelasan Lengkap HODL dan Beragam Istilah Slang dalam Dunia Cryptocurrency.*/Vector by Starline on Freepik

Bukan cuma investor saham yang punya banyak istilah slang dalam berinvestasi, investor crypto juga punya lho. Berikut penjelasan lengkap mengenai apa itu HODL.

Apa itu HODL?

Bagi investor cryptocurrency seperti Bitcoin, LiteCoin, Etherum dan ribuan jenis aset crypto lainnya pasti tidak asing dengan istilah HODL.

Saat harganya berfluktuasi, tak sedikit dari para investor yang menyerukan “HODL saja Bitcoinmu! Sudahlah HODL saja Etherummu!” hmmm, sebetulnya apa itu HODL?

HODL adalah bahasa slang yang diciptakan oleh komunitas cryptocurrency. HODL merupakan singkatan dari “Hold on for Dear Life.”

Istilah ini digunakan sebagai ajakan untuk memegang aset kripto dibanding menjualnya.

Sejarah Istilah HODL

Pada mulanya, istilah HODL muncul pertama kali pada Desember 2013 saat harga Bitcoin mengalami penurunan 39 persen dari $USD 716 ke $USD 438.

Seorang pengguna dengan nama akun GameKyuubi, berkomentar dalam seperti seorang yang sedang mabuk berat di sebuah forum Bitcoin.

Salah satu kalimat yang ia lontarkan yaitu “I AM HODLING,” tentu saja typo ini berujung menjadi sebuah lelucon.

Nampaknya GameKyuubi sangat panik atas penurunan harga tersebut, sampai-sampai ia typo. Sebenarnya ia ingin menulis HOLD, yaitu strategi investasi crypto untuk menahan asetnya.

HODL pun memiliki arti yang sama, pelaku HODL disebut sebagai Hodler.

Prinsipnya yaitu tetap menahan aset crypto yang Anda miliki tak peduli seberapa cepat dan besarnya harga jatuh.

Lebih lanjut lagi, GameKyuubi menutup rentetan thread ikoniknya dengan pernyataan bahwa bertahan saat pasar mengalami bearish (tren penyurunan) merupakan jalan terbaik.

“Mereka yang menjual di kala pasar bearish adalah pedagang harian yang baik atau pemula yang ilusional. Orang-orang yang berada di antaranya akan bertahan. Dalam permainan zero-sum seperti ini, trader hanya dapat mengambil uang Anda jika Anda menjual.”

Strategi Investasi Crypto dengan HODL

Tak lama HODL menjadi buah bibir. HODL dinilai sebagai strategi yang cenderung menghindari perdagangan berdasar fluktuasi harga jangka pendek.

Pisau analisa yang digunakan HODL yaitu melihat perilaku trader pemula yang cenderung gagal akibat belum mampu mengikuti waktu perdagangan.

Trader pemula justru kehilangan uang atau mendapat keuntungan yang lebih sedikit dibanding saat mereka menahan koinnya.

Hodlers menghindar dari volatilitas dan sifat psikologis pasar aset kripto yang cenderung fluktuatif.

Sifat psikologis yang seringkali mempengaruhi investor crypto yaitu FOMO (Fear of Missing out) takut ketinggalan dan FUD (fear, uncertainity, dan doubt) ketakutan, ketidakpastian, dan keraguan.

Jadi, para penganut Hodlers mempercayai bahwa HODL merupakan startegi yang bijak untuk diterapkan saat investor merasa FOMO, FUD, dan beragam emosi lain yang berpotensi merugikan.

HODL vs Cut Loss

Saat berada pada posisi penurunan tren, trader seringkali dihadapkan dengan dua pilihan yaitu cut loss (jual aset untuk menghindari kerugian yang lebih besar) atau HODL.

Nah, bagi seorang Hodler, mereka beranggapan bahwa menahan aset akan lebih baik karena dianggap dapat dijual ketika harga kembali naik.

Ketika harga Bitcoin jatuh, Hodler memanfaatkan momen dengan serok bawah yaitu membeli crypto mumpung harganya sedang murah dan menahan asetnya.

Saat harga kembali naik maka akan dimanfaatkan untuk mendapatkan keuntungan yang lebih banyak, bisa dengan menjualnya.

Istilah-Istilah dalam Investasi Cryptocurrency

FOMO (Fear of Missing out)

FOMO berarti takut ketinggalan, istilah ini ditujukan pada para pemula yang ikut-ikutan berinvestasi atau trading crypto saat sedang hype.

Karena didorong oleh rasa FOMO, mereka hanya mengikuti apapun yang orang lain lakukan tanpa pertimbangan.

Whale

Whale ditujukan bagi trader dengan aset crypto yang besar, setidaknya menguasai 5% dari seluruh aset digital yang disimpan.

Sebelumnya, istilah Whale lahir dari dunia kasino, merujuk pada pemain kasino berkantong tebal.

Rekt

Rekt merupakan ejaan typo dari wrecked. Istilah ini ditujukan bagi trader yang membuat keputusan buruk.

Misalnya, menjual koin sebelum harga naik, membelinya saat harga keburu mahal, hingga mengalami kerugian akibat scam.

FUD (Fear, Uncertainty, and Doubt)

FUD ditujukan pada taktik psikologi yang menguasai emosi negatif manusia dalam berinvestasi crypto.

FUD seringkali diplesetkan menjadi Facts U Dislike. Strategi FUD dilakukan dengan menakut-nakuti anggota komunitas-komunitas crypto agar mereka mau menjualnya.

Sehingga pelaku FUD dapat membeli crypto dengan harga murah.

Pump and Dump

Pump and Dump dilakukan dengan menggiring opini investor dan trader pada sebuah koin, sehingga harga koin tersebut meningkat (pump).

Tak lama, opini akan digiring juga beramai-ramai untuk menjual koin tersebut. Sehingga harganyanya jatuh (dump).

Selain dibuat oleh orang yang tak bertanggung jawab, FUD juga dapat ditimbulkan dari Dump akibat isu negatif terhadap pasar.

Bagholder

Bagholder yaitu istilah bagi trader yang mengalami kegagalan dalam kondisi pump dan dump. Saat harga aset terjun bebas, masih ada investor yang memegang koin tersebut.

Meski harganya hampir menyentuh 0, para bagholder tetap menahan koinnya dengan harapan suatu saat akan mengalami peningkatan.

Bearish and Bullish

Bearish dan bullish digunakan sebagai penanda pergerakan pasar di dunia crypto.

Bearish menunjukkan penurunan harga, sedangkan bullish menunjukkan keyakinan akan terjadinya kenaikan harga atau sudah mulai naik.

No Coiner

No coiner memiliki beragam makna, di antaranya sebagai berikut:

  • Orang-orang yang tak memiliki aset crypto.
  • Pihak diluar komunitas crypto yang belum pernah mendengar tentang cryptocurrency.
  • Trader yang menjual semua koin karena tak percaya pada Bitcoin.
  • Trader atau investor yang tak sempat mendapat keuntungan karena merasa Bitcoin hanya penipuan.

To the Moon

To the moon atau moon berarti kenaikan harga aset crypto secara drastis dan mencapai nilai puncak dari segi harga hingga volume penjualannya.

Cryptosis

Cryptosis dikenal juga sebagai OCD (Obsessive Crypto Disorder) yaitu hasrat untuk terus menyerap sebanyak-banyaknya informasi mengenai aset crypto.

Penyebab Cryptosis biasanya yaitu antusiasme yang tinggi terhadap aset crypto, dan ditujukan kepada orang yang terus membaca, mendengar, dan berbicara tnetang aset crypto.

Nah, itulah penjelasan lengkap tentang apa itu HODL dan istilah-istilah dalam dunia cryptocurrency lainnya. Selain berinvestasi cryptocurrency saat ini kamu bisa lho berinvestasi pada UMKM favoritmu.

Sebagai penyelenggara investasi berbasis securities crowdfunding, JOINAN berkomitmen untuk mendukung program pemulihan ekonomi nasional pasca Covid-19, berkontribusi mewujudkan iklim ekonomi Indonesia yang lebih baik, menjadi alternatif pembiayaan untuk mendukung startup & UMKM naik kelas, serta solusi pintar untuk berinvestasi.

Mulai investasi bersama kami!

daftar jadi investor di joinan

JOINAN merupakan platform investasi berbasis securities crowdfunding. Melalui JOINAN kamu dapat berinvestasi pada beragam bisnis profitable, hingga mendapatkan alternatif pembiayaan untuk mengembangkan bisnismu.

Melalui mekanisme penerbitan efek yang akan JOINAN tawarkan kepada seluruh investor tanah air melalui website dan aplikasi yang dimiliki JOINAN.

Dengan satu platform kamu dapat menjadi investor maupun penerbit atau partner JOINAN! Klik link ini untuk informasi lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *